Wow! Ada Pagupon camp dan Indian camp di Coban Talun, kota Batu

Pagupon camp

Mencari tempat wisata di kota Batu itu sangat mudah. Yang sulit itu mencari tempat wisata yang murah dan nyaman di kantong. Kalau kita berwisata dengan tujuan merefresh pikiran yang suntuk tapi malah disibukkan dengan pikiran biaya yang harus kita keluarkan untuk refreshing kan sama aja bohong.

Dengan pertimbangan mencari tempat wisata yang murah dan alami, aku mengajak putriku untuk weekend an ke wana wisata Coban Talun, tiket masuk cuma rp. 10.000 saja. Aku terakhir kesini sekira 1,5 tahun lalu saat ada reuni akbar ORPALIS, organisasi pecinta alam yang pernah aku ikuti saat SMU. Dan ternyata tempat wisata ini mengalami banyak sekali kemajuan, baik itu banyaknya wahana, juga banyaknya pengunjung. Jika dulu cuma satu dua mobil dan beberapa motor pengunjung yang mengisi tempat parkir, sekarang bahkan terdapat puluhan mobil dan ratusan motor yang terparkir. Wow! 

Selfie dulu aaah

Setelah memarkir motor, tempat pertama yang bisa dikunjungi adalah Pagupon Camp. Pagupon sendiri dalam kbbi diartikan sebagai kandang merpati. Aku sempat berpikir bahwa Pagupon camp adalah sejenis rumah pohon yang berada di atas pohon dengan bentuk rumah seperti kandang merpati. Eh salah. Pagupon camp ternyata bangunan dari kayu yang berbentuk seperti kandang merpati, tapi di atas tanah. Di dalam Pagupon ini terdapat 1 buah kasur dan 1 kamar mandi. Disewakan loh, untuk 24 jam, anda diharuskan membayar rp.250.000 saja. Daripada camping bawa tenda, menginap di Pagupon camp ini jauh lebih asik. Pengen makan juga mudah, karena ada cafe yang menyediakan fasilitas makan dan minum. 

Beberapa spot foto di Pagupon camp

Kalau kita kesini untuk sekedar melihat lihat atau sekedar berfoto ria dengan background pagupon camp ataupun berfoto di berbagai spot foto yang sudah disediakan, kita cukup membayar rp.5000. Spot spot foto yang ada di Pagupon camp juga sangat menarik. Ada bunga, kupu kupu, ayunan, juga spot foto di atas pohon pinus. Putriku dengan suka rela menjadi model dadakan untuk mamanya, karena kalau sudah datang kesini dan gak berfoto itu, percuma. Haha! 

Indian camp

Selfie di Indian camp

Wahana kedua yang ada di wana wisata Coban Talun ini adalah Indian camp. Aku agak kecewa sebenarnya, karena di tempat ini cuma ada beberapa tenda yang dibentuk menyerupai perkemahan orang Indian. Biaya menginapnya bahkan lebih mahal dari Pagupon camp. 400 ribu untuk 2 orang pengguna, dan 500 ribu untuk 4 orang dengan tambahan paket petik apel, dinner, dan breakfast. Sama seperti Pagupon camp, disini juga disediakan kasur untuk tidur dan kamar mandi. Untuk pengunjung yang sekedar ingin berfoto foto, biaya yang dikenakan cukup murah, rp.5000 saja. Disini aku dan putriku sempat beristirahat di cafenya dan memesan segelas kopi hitam pahit untukku, dan susu segar untuk putriku.

Cangkir kopi dari batok kelapa

Wahana yang berikutnya adalah kebun bunga krisan. Untuk masuk ke kebun yang luas ini, kita juga diharuskan membayar rp.5000. Kalau ingin merasakan sensasi berselfie atau berwefie rame rame di tengah kebun bunga dan dikelilingi pohon pohon pinus, tempat ini patut anda datangi. Tapi seperti pengalaman yang sudah sudah, meskipun sudah membayar, akan sangat bagus kalau kita tidak merusaknya dan menjaga kebun ini untuk tetap indah dan asri. Sepakat?

Kebun bunga krisan

Usai berkeliling di ketiga spot wisata, putriku sebenarnya mengajakku untuk turun melihat air terjun Coban Talun. Duh, tapi apakah daya, emaknya ini sudah cukup lelah dan gak punya cukup semangat untuk melewati jalur ke arah air terjun yang lumayan sulit. Dan supaya dia gak kecewa kecewa amat, aku mengajaknya untuk melihat dam atau bendungan yang berada di dekat tempat parkir. "Di dam juga ada air terjun buatannya kok," kilahku. Untung emaknya pinter ngeles ya. Haha.

Dam Coban Talun

Wefie di atas dam

Tapi dam ini juga sangat indah kok. Banyak pengunjung yang bermain air dengan riang gembira, juga banyak yang sekedar berfoto ria. Bahkan ada sepasang calon pengantin yang sedang melaksanakan sesi foto pre wedding di bendungan ini. Duuuh, emak emak jomblo jadi baper. Hiks. 

Yang pasti kalau anda ingin berwisata yang ramah kantong, wana wisata Coban Talun ini recomended banget. Murah, tapi pengalaman yang kita dapatkan dijamin tak terlupakan. Apalagi yang lagi foto prewed ya, iiiih baper lagi deh ah.



Wana wisata Coban Talun: Jl. Coban Talun, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur 65336

****
Untuk reservasi homestay murah di kota Batu bisa hubungi nomer ini 081334338080



Comments

  1. Keren tempatnya....., duh... kapan ya bisa kesini....

    ReplyDelete
  2. Mbak, ih waw yes. hahahaha. tapi lakok foto2 mbayar? hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jauh lebih murah dari Coban Rais mas. Satu spot foto 10.000,1 spot foto loh ya, belum wahananya, bocor kantong

      Delete
  3. wah, dulu seingantku coban talun hutan-hutan gitu ya mbak, keren ah sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu cuma buat camping, sekarang keren :-)

      Delete
  4. bayar 5000 per orang untuk masuk setiap wahana? lumayan juga ya aku kan bawa rombongan 5 orang hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, per orang 25 ribu minimal

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Homestay, Penginapan Alternatif di Kota Batu

Wana wisata Coban Rais, Mendadak nge-hits Karena Medsos