Kongkow Bareng Malang Citizen di Mikado Eat & Coffee

Malang Citizen di depan Mikado eat & coffee

Do mi ka do, mi ka do, es ka, es ka do, es ka do, be a, be, o… cip.. cip.. one, two, three, four.

Ingat lagu ini, jadi ingat permainan anak anak yang biasa aku mainkan di waktu kecil dulu. Permainan Domikado ini memerlukan kira-kira empat orang atau lebih untuk memainkannya. Caranya, anak-anak tersebut membentuk lingkaran dan meletakkan telapak tangan kanannya secara terbuka di atas telapak tangan kiri teman sebelahnya. Setelah itu, permainan dimulai dengan cara menepuk telapak tangan kanan teman sebelahnya, yang diletakkan di atas telapak tangan kiri dia sendiri. Teman yang ditepuk, menepuk sebelahnya lagi dan seterusnya. Nah, sambil menepuk itu, semua orang dalam lingkaran menyanyikan lirik lagu do mikado di atas, dan yang mendapat tepukan terakhir saat lagu berakhir akan mendapatkan hukuman sesuai dengan kesepakatan awal. Seru sekali kan?

Entah atas ide siapa, kemaren kami tiba tiba sepakat untuk bermain permainan anak anak ini saat kongkow bareng di sebuah cafe cozy, yang terletak di jalan candi sewu, kecamatan Blimbing, kota Malang. "Mikado eat and  coffee" nama kafe tersebut. Nama yang membuat kami tiba tiba ingin bernostalgia dengan permainan anak anak yang sekarang jarang sekali dimainkan oleh anak masa kini yang lebih akrab dengan gadged.

Malang Citizen di dalam mikado eat & coffee yang cozy

Sebetulnya, kemarin aku ke Malang hanya untuk membeli beberapa bahan untuk decoupage art saja di daerah jalan Kawi kota Malang, tapi teman teman dari Malang citizen yang kebetulan sedang kongkow bareng malah mengajakku untuk bergabung. Dengan pertimbangan "mumpung di Malang" aku pun menyanggupi ajakan mereka meskipun harus menembus kemacetan kota Malang yang sangat parah. Dan hanya dengan berbekal aplikasi google map, aku yang sebelumnya tidak tahu rute yang harus ditempuh, akhirnya sampai juga di cafe Mikado. Thanks to google map. Haha!

Mie kolor khas mikado eat & coffee

Minuman khas mikado eat & coffee 

Pas sampai di cafe, hal yang pertama kali aku cari adalah daftar menu. Haus banget rasanya setelah terjebak kemacetan yang begitu parah. Original coffee durian menjadi menu pilihanku saat itu. Mungkin aku memang kudet, karena baru kali ini aku mendengar ada kopi yang dicampur dengan buah durian, dan aku penasaran. Eh, ternyata enak loh. Perpaduan rasa kopi dan durian juga terasa pas di lidahku yang memang seorang penggemar kopi hitam pahit.

Di cafe ini juga menyediakan makanan yang namanya cukup menggelitik di telinga, mie kolor, begitu mereka menyebut menu mie yang mempunyai 4 warna berbeda ini. Mie kolor merah yang terbuat dari tepung terigu yang dicampur buah naga merah, warna orange, yang didapat dari wortel, hijau dari warna sawi, dan ungu yang didapat dari warna ubi ungu. Tampilan mie yang menarik ternyata juga berbanding lurus rasanya yang enak. Sayang sekali, porsinya untuk 1 piring tidak bisa membuat perut yang sedang lapar menjadi kenyang, alias kurang banyak. He he. 

Keseruan food fotografi ala MC

Kongkow sambil nge-blog atau nge-blog sambil kongkow ya?

Sepertinya, Cafe ini memang diperuntukkan bagi kawula muda untuk nongkrong bareng karena disini juga tersedia wi-fi gratis untuk mereka yang tidak bisa jauh dari internet, Malang Citizen, misalnya. Tapi kalau dipikir pikir, dimanapun juga, kalau warga Malang Citizen sedang ngumpul pasti seru deh. Lihat saja tingkah polah para blogger malang ini saat sibuk dengan aktivitas food fotografi-nya. Ada yang naik kursi, ada yang jadi model dadakan, dan Ada yang jadi pemandu sorak, (itu aku! Hahaha). Yang pasti, untuk seru seruan bersama teman, atau romantis romantisan bersama pacar, cafe ini recomended deh.



Mikado eat & Coffee 
Jalan Candi Sewu No. 4A, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65142

Comments

Popular posts from this blog

Wow! Ada Pagupon camp dan Indian camp di Coban Talun, kota Batu

Homestay, Penginapan Alternatif di Kota Batu

Wana wisata Coban Rais, Mendadak nge-hits Karena Medsos