Mengenal seni kerajinan Decoupage

Decoupage art

Saat mendapatkan undangan untuk mengikuti pelatihan untuk membuka seni kerajinan decoupage, aku seperti mendapatkan durian runtuh. Itu karena sudah lama aku ingin membuat sesuatu untuk mengisi waktu luang juga untuk membuka peluang usaha baru. Sebenarnya aku sudah sering googling tentang kerajinan ini itu tapi tidak ada satupun yang nyantol di otak. Maklum, otak emak emak. Ops.

Kesempatan itu datang saat Dinas Koperasi dan Ukm kota Batu mengadakan pelatihan untuk orang orang yang sudah memiliki usaha kecil, dan orang orang yang berkeinginan untuk memiliki usaha, aku termasuk golongan kedua. Pelatihan diadakan selama 3 hari di gedung PLUT ( Pusat Layanan Usaha Terpadu ). Hari pertama diisi dengan materi materi tentang koperasi dan cerita bagaimana menjadi pengusaha sukses. Baru di hari kedua dan ketiga, kami praktek membuat kerajinan decoupage yang dimentori oleh ibu Lita dari Malang.
Cantiknya tas yang sudah dihias

Decoupage sendiri berasal dari bahasa Perancis d├ęcouper yang artinya memotong. Jadi decoupage adalah sebuah kerajinan atau bentuk seni yang memerlukan potongan-potongan bahan (biasanya kertas) yang ditempel pada objek dan kemudian dilapisi dengan beberapa lapis pernis atau pelitur. Proses itu membuat tampilan potongan-potongan kerta dan gambar terlihat seolah-olah dilukis.
Hiasan dinding decoupage


Kertas yang digunakan untuk kerajinan decoupage biasanya kertas tisu bergambar yang kemudian dipotong mengikuti pola. Butuh ketelitian dan ketelatenan saat memotong kertas tisu ini karena  bahannya yang mudah rusak. Sedangkan media yang ditempeli kertas bisa berupa kayu, gelas, maupun anyaman pandan. 

Setelah dipotong mengikuti pola, kertas kemudian ditempelkan menggunakan lem decoupage ke medianya. Sekali lagi, butuh ketelatenan tinggi saat menempel kertas. kreativitas kita juga tidak kalah penting untuk mendapatkan hasil yang baik dan indah. Setelah tertempel, hal selanjutnya yang kita lakukan adalah mengoleskan pernish agar hasilnya terlihat lebih mengkilat.
Cantik kan?


Setelah 2 hari belajar cara membuat kerajinan decoupage, akupun memberanikan diri untuk berkreasi sendiri di rumah, dan hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Bahkan menurut beberapa orang, hasil karyaku itu sudah layak jual. Bagaimana menurut anda? Hehehe.... 







Comments

Popular posts from this blog

Wow! Ada Pagupon camp dan Indian camp di Coban Talun, kota Batu

Homestay, Penginapan Alternatif di Kota Batu

Wana wisata Coban Rais, Mendadak nge-hits Karena Medsos