Wisata Air Panas Cangar


Kolam renang dan kolam air panas

Lebaran kurang 28 hari lagi, apakah anda sudah merencanakan untuk berlibur kemana? Kalau belum, anda bisa mempertimbangkan untuk berlibur ke wahana wisata air panas Cangar yang terletak di pinggiran kota Batu, tepatnya di kelurahan Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur.  Kota Batu yang beberapa tahun terakhir memproklamirkan diri sebagai kota wisata, memang memiliki begitu banyak wahana wisata, baik itu wahana wisata buatan dan wahana wisata alami. Cangar, merupakan wahana wisata alami yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Wahana wisata yang terletak di lereng gunung Welirang ini, terkenal dengan sumber mata air panas yang mengandung belerang, dan sering juga digunakan sebagai lokasi perkemahan. 

Loket pembelian tiket masuk


Dari pusat kota Batu, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke wahana wisata Cangar sekitar 40 menit menggunakan kendaraan pribadi ke arah utara. Pemandangan yang terpampang sepanjang jalan menuju Cangar sangat indah dan menyegarkan mata. Kebun apel yang menghijau, dan areal pertanian yang ditata sedemikian rupa, dapat kita temui sepanjang perjalanan. Banyak yang berhenti di tepi jalan untuk berfoto selfi atau sekedar menikmati hijaunya areal pertanian dan hutan yang masih asri.

Hijaunya areal pertanian warga


Untuk masuk ke tempat wisata ini, anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Jika di spanduk tertera 10.000 rupiah, maka sebenarnya kita cukup membayar 5.500 rupiah saja per kepala, murah sekali bukan?  Di Cangar terdapat 5 buah kolam, 1 kolam renang untuk anak anak, 1 kolam renang dewasa, dan 3 kolam untuk berendam di air panas yang mengandung belerang dimana 1 diantaranya khusus untuk wanita. Kolam khusus ini, dipisahkan oleh tembok pembatas yang cukup tinggi. Jadi untuk perempuan yang merasa risih jika berendam bersama laki laki di kolam yang sama, anda bisa berendam di kolam khusus yang sudah disediakan. 

Banyak keuntungan yang kita dapatkan jika kita berendam di kolam air panas yang mengandung belerang ini. Di samping bisa menyembuhkan penyakit gatal, berendam di air belerang juga bisa menghilangkan pegal pegal karena kecapekan, juga bisa sebagai sarana relaksasi untuk menghindari stress. Tentu saja tidak dianjurkan untuk dilakukan secara terus menerus dalam waktu yang singkat. Beberapa bulan sekali sudah cukup untuk menjaga kesehatan kita. Selain berendam di air panas, di tempat ini kita juga bisa memanjakan mata dengan keindahan alam yang masih alami, ditambah dengan suhu udara yang begitu dingin, khas pegunungan. Pesan saya, jangan lupa untuk membawa jaket jika ingin berwisata ke tempat ini.

 
Gua Jepang dan jalan menuju kolam air panas


Sekitar 600 meter dari kolam air panas, kita bisa menemukan sebuah gua peninggalan Jepang yang biasa disebut sebagai Gua Jepang.  Menurut cerita, gua ini dulunya digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan oleh tentara Jepang. Mungkin itu sebabnya kenapa lokasi gua ini tersembunyi di tengah hutan. Tapi jangan khawatir, jalan setapak yang menanjak menuju gua sudah di paving hingga kita tidak kesulitan untuk melintasinya.  



Di Wahana wisata Cangar juga terdapat areal khusus untuk perkemahan yang ramai dikunjungi pecinta camping saat weekend. Hutan yang masih alami dan hewan hewan liar yang berkeliaran seperti monyet dan berbagai jenis burung, menjadi nilai tambah tersendiri bagi mereka yang senang berkegiatan di alam. Sarana dan prasarana yang disediakan untuk pengunjung juga sudah cukup lengkap. Tempat parkir yang aman, beberapa toilet dan kamar mandi yang bersih, juga mushola untuk beribadah. Tempat sampah juga tersebar di berbagai tempat, mengingatkan kita untuk tidak membuang sampah sembarangan. 

Lezatnya lupis dan tape ketan hitam


Saat mengunjungi Cangar, ada makanan dan minuman yang sayang untuk dilewatkan, yaitu sepiring lupis dan tape ketan hitam, juga minuman badeg. Badeg adalah air hasil fermentasi dari tape ketan hitam yang bermanfaat sebagai penghangat tubuh untuk melawan dinginnya suhu di tempat wisata ini. Tertarik?, datang saja ke tempat ini, kapan saja. Salam.









Comments

Popular posts from this blog

Wow! Ada Pagupon camp dan Indian camp di Coban Talun, kota Batu

Homestay, Penginapan Alternatif di Kota Batu

Wana wisata Coban Rais, Mendadak nge-hits Karena Medsos